Selain kegiatan akademis, Universitas Widya Mataram juga memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan-kegiatan ini mencakup organisasi kemahasiswaan, klub olahraga, dan kegiatan keagamaan. Menurut Rektor Universitas Widya Mataram, Prof. Dr. Budi Santoso, kegiatan ekstrakurikuler ini penting untuk mengembangkan potensi mahasiswa di luar ruang kelas.
“Kegiatan ekstrakurikuler merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan sosial dan kepemimpinan. Melalui berbagai kegiatan di luar akademis, mahasiswa dapat belajar bekerja sama dalam tim, mengelola waktu dengan baik, dan mengasah kemampuan berkomunikasi,” ujar Prof. Budi.
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang populer di Universitas Widya Mataram adalah klub olahraga. Mahasiswa dapat bergabung dalam berbagai klub olahraga, mulai dari sepak bola, basket, hingga bulu tangkis. Menurut Dr. Fitriani, Ketua Klub Bulu Tangkis Universitas Widya Mataram, kegiatan olahraga tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat membentuk karakter dan disiplin.
“Melalui klub olahraga, mahasiswa dapat belajar tentang kerja sama, kejujuran, dan semangat pantang menyerah. Selain itu, olahraga juga dapat menjadi sarana untuk melepas stres setelah belajar di kelas seharian,” ungkap Dr. Fitriani.
Selain klub olahraga, mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan keagamaan di Universitas Widya Mataram. Melalui kegiatan keagamaan seperti kajian Islam, doa bersama, dan kegiatan sosial, mahasiswa dapat memperkuat iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Kegiatan keagamaan di universitas dapat membantu mahasiswa untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan keagamaan juga dapat menjadi sarana untuk berbagi dan peduli kepada sesama,” kata Ustadz Ahmad, Pembina Kelompok Studi Islam Universitas Widya Mataram.
Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti organisasi kemahasiswaan, klub olahraga, dan kegiatan keagamaan, mahasiswa di Universitas Widya Mataram dapat mengembangkan diri secara holistik. Mereka tidak hanya akan menjadi mahasiswa yang pintar secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan sosial, kepemimpinan, dan integritas yang kuat.