Artikel ini akan membahas tentang sejarah berdirinya Universitas Pertahanan (UNHAN), program studi yang ditawarkan, fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dimiliki, serta peran UNHAN dalam mendukung kebijakan pertahanan negara. Selain itu, artikel ini juga akan menyoroti prestasi-prestasi yang telah diraih oleh UNHAN dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sejarah berdirinya UNHAN dimulai pada tahun 1969, ketika Presiden Soeharto mendirikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) sebagai lembaga pendidikan tinggi militer yang bertujuan untuk mencetak kader-kader militer yang berkualitas. Seiring berjalannya waktu, Akabri berkembang menjadi UNHAN pada tahun 2013, dengan penambahan program studi dan pengembangan fasilitas pendidikan yang lebih modern.
Program studi yang ditawarkan oleh UNHAN mencakup berbagai disiplin ilmu terkait dengan pertahanan dan keamanan, seperti Ilmu Militer, Ilmu Komunikasi Pertahanan, Ilmu Pemerintahan Pertahanan, dan Ilmu Kepemimpinan Pertahanan. Dengan kurikulum yang terus disesuaikan dengan perkembangan zaman, UNHAN mampu menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan tuntutan era globalisasi.
Fasilitas pendidikan dan pelatihan yang dimiliki oleh UNHAN juga sangat memadai, mulai dari laboratorium terkini, perpustakaan digital, hingga lapangan latihan militer yang dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih. Hal ini memungkinkan mahasiswa UNHAN untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih praktis dan aplikatif.
Peran UNHAN dalam mendukung kebijakan pertahanan negara sangat penting, karena lembaga ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mencetak calon pemimpin militer yang mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan Bangsa. Menurut Letjen TNI (Purn) Agum Gumelar, “UNHAN memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader militer yang memiliki integritas, kecerdasan, dan keberanian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.”
Prestasi-prestasi yang telah diraih oleh UNHAN tidak bisa dipandang sebelah mata, dengan banyak lulusan yang berhasil meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu contohnya adalah Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo, yang berhasil menjadi perwira tinggi TNI dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Dengan demikian, UNHAN merupakan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader militer yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan dapat terus mengangkat prestasi UNHAN ke level yang lebih tinggi, demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara Indonesia.